Meraih Reputasi Dari Daerah

Setelah cukup sukses menggelar diseminasi hasil kerja Kementerian PPN/Bappenas pada 2010, pada akhir 2011 lalu, Humas Kementerian PPN/Bappenas kembali menggelar Diseminasi Produk-produk Perencanaan di empat Provinsi (Sumatera Utara, Sulawesi Utara, DKI Jakarta, dan Bali) untuk mensosialisasikan berbagai capaian Bappenas sepenjang 2011. Hasilnya, diseminasi ini disambut antusias masyarakat di keempat provinsi tersebut. Antusias dapat dilihat dari jumlah peserta yang hadir (lebih 200-an peserta), pemberitaan di media, dan sesi tanya jawab saat diseminasi yang cukup dinamis. Selain merepresentasikan bagian Indonesia (Barat, Tengah, dan Timur), keempat provinsi ini dipilih sesuai tema-tema produk yang akan disosialisasikan Bappenas.

Sumatera Utara. Diseminasi di Sumatera Utara (25/10) yang mengambil tema sosialisasi ‘Optimalisasi Skema KPS (PPP) dalam Pembangunan Infrastruktur di Daerah’ berkenaan dengan berbagai proyek infrastruktur yang sedang dilaksanakan di Provinsi ini, antara lain, Bandara Kuala Namu dan Jalan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi, peningkatan kapasitas Pelabuhan Belawan, Kuala Tanjung, Teluk Nibung dan Bagan Asahan serta peningkatan akses sentra-sentra produksi di bagian barat dan tengah ke koridor ekonomi utama yang diupayakan untuk dapat mendukung pembangunan klaster industri pengolahan terpadu kelapa sawit di Sei Mangke, yang telah diprioritaskan menjadi salah satu andalan investasi dalam kerangka pengembangan koridor ekonomi di wilayah Sumatera bagian timur. Pemilihan Provinsi Sumatera Utara untuk sosialisasi rencana pembangunan infrastruktur juga terkait dengan penuntasan kesinambungan rehabilitasi dan rekonstruksi di Kepulauan Nias pada 2012.

Selain dibuka langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Dr. Armida S Alisjahbana, MA, diseminasi juga dihadiri oleh Plt. Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Pembicara lain yang turut mengisi seminar ini adalah Dr. Ir. Imron Bulkin, MRP (Wakil Sekretaris I Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia-KP3EI/Staf Ahli Menteri PPN Bidang SDM dan Penanggulangan Kemiskinan), Drs. Jhon Tafbu Ritonga, MEc (Dekan Fakultas Ekonomi USU), dan Ir. Chaidir Ritonga, MM (Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumut). Antusiasme juga terlihat saat sesi konferensi pers seusai seminar. Hampir semua media massa lokal di Medan memberitakannya. Bahkan koran umum (Waspada) dan Koran bisnis terbesar di Medan yaitu Medan Bisnis menjadikan kegiatan seminar Bappenas sebagai headline-nya.Tidak hanya di media cetak, kegiatan juga disiarkan salah satu radio terkemuka di kota ini (KISS FM). Total pemberitaan tentang seminar ini sebanyak 23 pemberitaan dengan rincian: Media Cetak : Waspada, Medan Bisnis, Analisa,  Berita Sore, Suara Pembaruan, Bisnis Indonesia, Seputar Indonesia, Tribun Medan, Suara Nasional, Harian Mandiri. Media Online : Okezone, obrolan bisnis.com. kominfonews.com, kompas.com. Radio : KISS FM.

Sulawesi Utara. Untuk sosialisasi rencana pembangunan infrastruktur pelabuhan yang bertemakan ‘Infrastruktur Pelabuhan, Interconnectivity, dan Potensi Indonesia Bagian Timur’ dipilih Provinsi Sulawesi Utara (03/11). Seperti yang kita ketahui pelabuhan menjadi denyut aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia Timur. Seperti yang kita tahu, Sulawesi Utara dalam hal ini Kota Bitung berpeluang besar dimasukkan oleh pemerintah pusat dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tengah memantapkan kesiapan infrastruktur penunjang, seperti jalan tol Manado-Bitung dan perluasan pelabuhan peti kemas Bitung. Selain dibuka langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, kegiatan juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara DR. Sinyo Harry Sarundajang. Turut serta sebagai pembicara dalam seminar ini peserta adalah Dr. Ir. Dedy Supriadi Priatna, MSc (Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas), Ir. A. Edwin Kawilarang (Anggota DPR RI Komisi XI), Dr. Donald A. Rumokoy (Rektor Unsrat), RJ. Lino (Pakar Pelabuhan/Dirut Pelindo II), Hanang Setio Hargo (Telkomsel). Seminar di Manado dihadiri 212 peserta yang terdiri dari berbagai perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Perguruan Tinggi, BUMN/BUMD, Ormas/LSM/Parpol/Organisasi Profesi, dan jurnalis. Sekitar 27 pemberitaan di berbagai media lokal dan nasional antara lain : Kompas, Radar Manado, Tribun Manado, Manado Post, Manado Bisnis, Antara Sulut, Manado News.com, Sulut Online, PortalROM.com, bisniskti.com, manado today,  berita manado.com, suaramanado.com memuat berita terkait seminar tersebut.

DKI Jakarta. Dipilih dalam menyosialisasikan implementasi MP3EI dalam kaitannya dalam pembangunan infrastruktur transportasi. Jakarta adalah contoh ideal kawasan yang perlu mendapat penataan sistem transportasi yang ideal. Saat ini Pemerintah Provinsi Jakarta sedang melakukan pengembangan kawasan Jakarta sebagai Metropolitan Priority Area (MPA) atau prioritas kawasan metropolitan. Dalam sosialisasi yang bertajuk ‘Percepatan Implementasi MP3EI dalam Konteks Pembangunan Moda dan Sistem Transportasi yang Ideal’ ini akan dipaparkan berbagai program MP3EI dalam kaitannya dengan pembangunan infrastruktur transportasi di kota-kota besar di Indonesia.

Tema tersebut disambut antusias oleh 240 peserta yang terdiri dari berbagai perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Perguruan Tinggi, BUMN/BUMD, Ormas/LSM/Parpol/Organisasi Profesi, dan jurnalis. Para peserta terdiri dari berbagai latar belakang lembaga dan disiplin ilmu memberikan saran, pendapat dan kritiknya terkait pembangunan infrastruktur transportasi. Turut serta sebagai pembicara adalah Tulus Hutagalung (Asisten Deputi Infrastruktur Transportasi Kemenko Perekonomian), Dr. Harry Azhar Aziz (Wakil Ketua Komisi XI DPR RI), dan Prof. Dr. Danang Parakesit (Pakar Transportasi Publik). Seminar nasional yang diselenggarakan pada 22/11 ini dimuat hampir semua media nasional. Sekitar 12 buah berita menghiasi berbagai media nasional baik cetak maupun online antara lain : Seputar Indonesia, Investor Daily, Bisnis Indonesia, dll.

Bali. Terakhir untuk tema terkait demokrasi, otonomi daerah, dan keamanan, Provinsi Bali (30/11) dipilih sebagai tempat sosialisasi. Dalam sosialisasi yang bertajuk ‘Konsolidasi Demokrasi, Otonomi Daerah, dan Masalah Keamanan di Indonesia” Bappenas akan memaparkan berbagai produk perencanaan dan rencana strategis terkait domokrasi, otonomi daerah, dan keamanan. Bali dipilih, karena selain sebagai ikon demokrasi Indonesia, masalah keamanan juga pernah begitu lekat dengan provinsi ini.  Walau tidak dibuka langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, kegiatan ini dihadiri oleh gubernur Bali Made Mangku Pastika.  Pembicara lainnya tang turut mengisi seminar dengan tema “Konsolidasi Demokrasi, Otonomi Daerah, dan Masalah Keamanan di Indonesia”adalah Asisten 1 Deputi V Kemenkopolhukam Didik T Prijandono, Dr. RD Siliwanti, MPIA, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA (Dirjen Otda Kemendagri). Seminar yang dihadiri  berbagai perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Perguruan Tinggi, BUMN/BUMD, Ormas/LSM/Parpol/Organisasi Profesi, dan jurnalis menjadi berita dalam 13 media cetak yang terdiri dari semua media lokal yang ada di Bali seperti : Bali Post, Bisnis Bali, Nusa Bali, Fajar Bali, Radar Bali, Warta Bali, Bali Tribun, dan Antara Bali. Bahkan sejumlah media nasional seperti Kompas dan Republika juga memberitakannya.

Leave a comment



Kirim Pesan

Kirim masukan dan kritik anda

Alamat Kantor

Jl.Cakrawijaya II ,
Blok J Nomor 10,
Kavling Diskum Jakarta Timur

Kontak Kami

Telepon 021-859012743/44

Faximile 021-8560408

Alamat Email

bamboedoea@bamboedoea.com

www.bamboedoea.com