Talkshow Kementerian Kesehatan “BINCANG SEHAT” .
“PEMBANGUNAN KESEHATAN DAN INVESTASI BANGSA”

Talkshow Kementerian Kesehatan “BINCANG SEHAT” – Padang Lawas Utara, Sumatera Utara
Tema: “PEMBANGUNAN KESEHATAN DAN INVESTASI BANGSA”

Bincang Sehat merupakan sebuah acara talk show dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam rangka melakukan sosialisasi kebijakan dan program pembangunan kesehatan di Indonesia.

Program ini merupakan siaran tapping selama satu jam, diikuti oleh kurang lebih 250 orang audiens. Dengan mengankat tema “PEMBANGUNAN KESEHATAN DAN INVESTASI BANGSA”, acara ini kemudian disiarkan di stasiun televisi TVRI daerah dan TVRI Pusat.

Padang Lawas Utara, Sumatera Utara
Jumat, 13 Juli 2018

Narasumber:
1. Bapak Dr. H. Saleh Partaonan Daulay, M.Ag, M.Hum, MA (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI)
2. Bapak H. Ibrohim Harahap, SKM (Kabid Binkesmas Dinkes Kab. Padang Lawas Utara)

Pembawa acara: Chandra Alvindodes

Lokasi: Aula Lobo Lara
Desa Gunung Tua Baru, Kec. Padang Bolak, Kab. Padang Lawas Utara

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Keberhasilan pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh kesinambungan antar upaya program dan sektor, serta kesinambungan dengan upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh periode sebelumnya.

Dewasa ini Indonesia menghadapi tantangan serius berupa beban ganda penyakit. Dahulu penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular seperti ISPA, TB dan Diare, namun sejak tahun 2010 Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti Stroke, Jantung Koroner, Kanker dan Diabetes memiliki proporsi yang lebih besar dalam jumlah kasus kesakitan dan kematian. Selama periode 1990–2015 pola kematian akibat PTM semakin meningkat dari 37% menjadi 57%, sebaliknya proporsi kematian akibat penyakit menular mengalami penurunan. Penyakit katastropik tersebut juga menjadi penyedot anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terbesar untuk biaya pengobatannya.

Adanya perubahan gaya hidup disinyalir menjadi penyebab terjadinya perubahan pola penyakit tersebut. Di era sekarang perilaku masyarakat cenderung menjadi tidak sehat, seperti mengonsumsi junkfood, merokok dan malas bergerak. Hal inilah yang menjadi pusat perhatian pemerintah, terutama Kementerian Kesehatan. Oleh karenanya, Kementerian Kesehatan kini memiliki program prioritas, yakni Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Dengan kedua kebijakan ini diharapkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia dapat terus meningkat