Humas Bappenas Ingin Contoh PIK Depkumham

Direktur Bamboedoea Heri Rakhmadi (kedua dari kiri) bersama Kepala Biro TU dan Humas Bappenas Maruhum Batubara (paling kanan) di PIK Depkumham

Humas Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas ingin mencontoh strategi komunikasi yang telah dijalankan oleh Pusat Informasi dan Komunikasi (PIK) Departemen Hukum dan HAM (Depkumham).

Selama hampir setahun PIK Depkumam dikonsultani oleh Bamboedoe Communications.Kepala Biro Humas dan TU Pimpinan Bappenas, Maruhum Batubara mengatakan PIK Depkumham dapat dijadikan contoh oleh Bappenas dalam menyambut diberlakukannya Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukan Informasi Publik (PIK). “Media center yang ada di Depkumham bisa dijadikan contoh bagi pengembangan program diseminasi informasi di Bappenas,” ujarnya di PIK Depkumham Gedung Depkumham Jakarta (24/07).
Menurut Baruhum, media center memang diperlukan untuk bisa membantu pekerjaan wartawan, sehingga terjalin komunikasi yang baik antara narasumber dengan media dalam menyampaikan berbagai informasi yang terjadi. Kehumasan di Bappenas lanjut Baharum, sangat strategis karena kedeputian yang ada di dalam Bappenas menyangkut banyak isu, mulai dari Polhukhankam, ekonomi hingga ke isu lingkungan hidup. Dan semuanya memang perlu memperoleh tanggapan publik agar bisa diperoleh kebijakan yang komprehensif dan merangkul aspirasi publik.
 “Untuk bisa mensukseskan terlaksananya media relations yang sehat memang diperlukan kerjasama yang baik di internal Bappenas/lembaga, selain itu diperlukan kecakapan staf serta pengetahuan dan kemampuan dalam membaca strategi dan kebutuhan isu wartawan.” ujarnya.Tim Leader PIK Depkumham, Heri Rakhmadi menjelaskan bahwa latar belakang dibentuknya PIK adalah untuk mempersiapkan Humas Depkumham dalam menyambut diberlakukannya Undang-undang KIP No. 14 tahun 2008, yang mengharuskan adanya transparansi informasi kepada masyarakat di semua lembaga pemerintah.Menurut Heri, informasi adalah bagian dan tidak dapat dilepaskan dari publik. Salah satu fungi PIK adalah menyalurkan aspirasi publik dalam setiap penyusunan peraturan perundang-undangan.

Sebelum adanya PIK, banyak publik yang masih menganggap bahwa Depkumham adalah lembaga penegak hukum. Padahal peran itu telah diambil alih oleh Mahkamah Agung. Setelah ada PIK, publik mulai mengetahui bahwa peran Depkumham adalah pembangunan hukum nasional. “PIK membantu departemen (depkumham) mengelola kehumasannya,” kata Heri
Depkumham adalah salah satu departemen yang mempunyai unit utama terbanyak (10 unit utama). Dalam mengelola informasi, PIK Depkumham merencang strategi tiap-tiap unit. “Setiap unit kita buat strateginya masing-masing. Sekarang (strategi komunikasi) dalam proses aplikasi,” ujar Heri.

Kegiatan yang telah dilakukan oleh PIK Depkumham adalah mengeluarkan strategi komunikasi yang diperlukan oleh biro humas Depkumham antara lain ; media relations (press conference, press background, press tour dan mediator antara media massa dengan departemen termasuk menyediakan media center) serta melakukan media monitoring, pengelolaan website dan manajemen data.

Diakhir kunjungan, rombongan Biro Humas dan TU Pimpinan Bappenas diajak berkeliling melihat berbagai kegiatan dan meteri sosialisasi. Selain itu juga, meninjau berbagai fasilitas dan ruangan Media Center Depkumham yang terdiri dari tiga ruang utama, yaitu: Ruang Media Informasi (media monitoring dan rekapitulasi berita termasuk berita TV, media data olahan). Ruang Press Conference , dan Press Room (Ruang Media Relations, Ruang Rapat dan beberapa unit komputer, sambungan internet, telepon, fax, dan etalase koran dan majalah nasional yang di sediakan sebagai fasilitas wartawan).

Kirim Pesan

Kirim masukan dan kritik anda

Alamat Kantor

Jl.Cakrawijaya II ,
Blok J Nomor 10,
Kavling Diskum Jakarta Timur

Kontak Kami

Telepon 021-859012743/44

Faximile 021-8560408

Alamat Email

bamboedoea@bamboedoea.com

www.bamboedoea.com