Sepuluh BUMN Dominasi Pemberitaan Media Massa

Pemberitaan Bisnis Indonesia, 7 April 2010

Saat ini terdapat 142 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jumlah tersebut tentu belum termasuk dengan hitungan anak perusahaan BUMN yang jumlahnya juga tidak kalah banyak. Namun dari 142 BUMN, hanya 10 BUMN yang pemberitaannya sering menghiasi media surat kabar (hasil monitoring dan rekapitulasi berita Kementerian BUMN dan BUMN pada 21 surat kabar periode Desember 2009-November 2010 yang dilakukan oleh Bamboedoea Communications).

Sepuluh BUMN yang pemberitaannya paling banyak beredar antara lain Pertamina, PLN, Mandiri, BNI, Garuda, Telkom, Jamsostek, Krakatau Steel, Antam, dan PT Kereta Api. Dari 9.654 berita, kategori pemberitaan BUMN mencapai 3.715 (39%), Kementerian 3.290 (34%), dan kategori lainnya 2.649 (27%). Dengan jumlah pemberitaan yang mencapai 1048, Pertamina tercatat sebagai BUMN dengan pemberitaan yang dominan. Menyusul dibelakangnya PLN (846) dan Bank Mandiri (842).

Beberapa pemberitaan terkait Pertamina dengan tone positif antara lain;  Penerbitan obligasi global (global bond) senilai US$ 1-1,5 miliar; Kegiatan-kegiatan CSR Pertamina; Ekspansi atau pengembangan usaha dalam bentuk sinergi antar-BUMN ataupun kerjasama dengan Non-BUMN; Pembagian deviden serta laba yang diterima oleh Pertamina dan rencana Pertamina menguasai saham PT Medco Energi Internasional Tbk. Sedangkan yang muncul dengan tone negatif diantaranya; Permasalahan hutang piutang Pertamina; Masalah konversi dari minyak tanah ke elpiji yang berujung pada maraknya ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram dan rencana impor minyak mentah jenis Azeri Light dari Azerbaijan yang dinilai berpotensi menimbulkan kerugian bagi negara karena adanya biaya tam  bahan.

Hasil monitoring mencatat total pemberitaan  Kementerian BUMN dan BUMN mencapai 9.654 artikel (rata-rata 30 berita/800 berita tiap bulan. Pemberitaan dengan tone positif tampil cukup dominan, jumlahnya mencapai 6.359 berita (66%). Hanya sekitar 1.477 berita (15%) dengan tone negatif. Sedangkan berita netral 1.818 berita atau (19%).

Selama rentang waktu satu tahun  pencapaian pemberitaan tertinggi terjadi pada Oktober 2010 yang mencapai 1.005 berita. Berita-berita yang muncul saat itu diantaranya  proses penjualan saham PT KS, program Indonesia Emas 2011, dan right issue BNI. Sedangkan Mei merupakan pencapaian pemberitaan terendah yang hanya mencapai 672 berita.  Dari 21 media cetak yang dipantau, tiga surat kabar; Bisnis Indonesia (1.771); Investor Daily (1.619); dan Neraca(763) merupakan surat kabar yang paling intensif memberitakan tentang Kementerian BUMN dan BUMN. Untuk surat kabar umum, jumlah pemberitaan Kementerian BUMN dan BUMN masih perlu ditingkatkan lagi. Contohnya di Kompas, sepanjang tahun lalu yang hanya mencover sekitar 370 pemberitaan mengenai Kementerian BUMN dan BUMN. Dari jumlah tersebut,  219 di antara muncul dengan tone  positif seperti pemberitaan terkait sinergi BUMN; penghargaan dan kinerja BUMN serta  kegiatan NonDeal Road Show). Sedangkan pemberitaan dengan tone negatif yang muncul di Kompas antara lain krisis listrik dan  kisruh IPO PT KS.

Terkait dengan narasumber, sebagai pejabat tertinggi di Kementerian BUMN, Mustafa Abubakar tercatat sebagai narasumber yang paling banyak dikutip oleh surat kabar. Jumlahnya mencapai 2.128 kutipan. Menyusul di belakangnya Sekretaris Menteri BUMN Said Didu (sekarang mantan-red) dan Sekretaris Menteri BUMN  yang baru Mahmuddin Yasin. Sedangkan untuk narasumber eksternal yang paling sering dikutip adalah Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik Sofyano Zakaria dan  Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies Marwan Batubara.

Sejalan dengan himbauan Menteri BUMN Mustafa Abubakar, upaya BUMN mengintensifkan komunikasi publik memang perlu ditingkatkan. Hal ini bertujuan  agar ke depan, exposing pemberitaan BUMN  tidak hanya  didominasi oleh 10  BUMN,  tapi lebih meningkat lagi menjadi 30-50 BUMN.

Menurut konsultan kehumasan Heri Rakhmadi sebenarnya komunikasi publik yang dilakukan BUMN dapat lebih ditingkatkan mengingat keberadaan BUMN  yang melingkupi seluruh sektor kehidupan. Mulai dari pembibitan benih hingga  industri pesawat terbang. Untuk itu, Heri mengusulkan agar setiap BUMN perlu merancang strategi kehumasan nya. “Strategi ini yang nantinya bermanfaat sebagai panduan  pembuatan program-program kehumasan,” ujarnya.

Leave a comment



Kirim Pesan

Kirim masukan dan kritik anda

Alamat Kantor

Jl.Cakrawijaya II ,
Blok J Nomor 10,
Kavling Diskum Jakarta Timur

Kontak Kami

Telepon 021-859012743/44

Faximile 021-8560408

Alamat Email

bamboedoea@bamboedoea.com

www.bamboedoea.com