269_presentasi DJP

Seminar Strategi Komunikasi dan Pengelolaan Media Ditjen Pajak: Jangan Abaikan Komunikasi Internal

Direktur Bamboedoea Heri Rakhmadi memaparkan strategi komunikasi dan pengelolaan media Ditjen Pajak, Jakarta (11/5)

Ada pemandangan berbeda di Auditorium Gedung Utama Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta (11/5). Sekitar  280 para Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan, Konsultasi Perpajakan se-Indonesia serius mendengar paparan mengenai strategi komunikasi DJP pasca  terkuaknya makelar kasus yang melibatkan oknum DJP Gayus Tambunan.

Memang selama dua hari (11-12/5) Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas (P2H) DJP menggelar rekernas yang salah satu rangkaian kegiatannya adalah paparan terkait strategi komunikasi dan pengelolaan media DJP pasca kasus Gayus yang disampaikan Direktur Bamboedoea Communications Heri Rakhmadi.

Dalam paparannya, Heri mengatakan, selama ini strategi komunikasi eksternal DJP terkait sosialisasi dan penyuluhan Pajak sudah sangat optimal dan dapat dikatakan berhasil. Instansi ini berhasil menggunakan berbagai saluran untuk mengkampanyekan pajak kepada masyarakat. Saluran variatif dan kreatif seperti website, kring pajak, e-mail centerSMS alertbelow the lineabove the line, e-reg NPWP, Pojok Pajak, dan Mobil Pajak Keliling, berhasil meningkatkan awareness para wajib pajak.

Namun, terkuaknya makelar kasus di DJP menjadi isyarat bahwa komunikasi eksternal yang optimal juga harus diimbangi dengan program komunikasi internal yang maksimal juga. Menurut Heri, kasus Gayus dapat dijadikan momentum oleh DJP untuk melakukan perubahan mendasar baik sistem maupun kultur agar kasus Gayus tidak terulang lagi.

Salah satu alat untuk menggerakkan perubahan mendasar ini adalah dengan lebih mengintensifkan program-program komunikasi dan kampanye internal yang ditujukan untuk semua pegawai DJP. “Perlu program-program komunikasi internal yang memberikan pemahaman bahwa pegawai DJP adalah duta-duta institusinya. Apa yang dipersepsikan publik terhadap DJP sangat ditentukan oleh tingkah laku dan pola hidup para pegawainya,” jelas Heri.

Program-program komunikasi ini diselaraskan dengan penguatan law enforcementberupa penindakan dan pencegahan intenal yang juga dibarengi dengan berbagai kegiatan penguatan integritas aparatur DJP. Kesemuanya ini dibingkai dalam semangat untuk melakukan perubahan sistem yang mendasar di DJP misalnya terkait sistem dan hukum  perpajakan, transparansi pengelolaan keberatan pajak, atau penguatan “whistle blower system” agar ke depan DJP bebas dari praktik-praktik seperti yang dilakukan Gayus.

“Komunikasi eksternal DJP yang sudah cukup bagus harus diimbangi dengan komunikasi internal yang berkualitas juga. Komunikasi internal tidak kalah penting dengan komunikasi internal. Namun, inilah yang sering dilupakan pelaku PR,” ungkap Heri.

279_FOTO SUMBAR1

Pemilukada Sumbar: Deklarasi Pemilukada Badunsanak Berlangsung Meriah

Para Calon Kepala Daerah Sumbar mengucapkan komitmen untuk melaksanakan pemilukada secara damai

Ada pemandangan yang tidak biasa—sebuah kemeriahan—di Halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), pada Senin (10/5) lalu. Ratusan orang dengan wajah antusias, berkumpul menyaksikan sebuah perhelatan besar dan penting bagi Provinsi Sumatera Barat. Sebuah perhelatan untuk mengikat komitmen para calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada  Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sumbar.

Memang, pada 30 Juni 2010, Sumbar akan menggelar hajatan besar yaitu penyelenggaran 14 pemilukada serentak yang meliputi pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sumbar, Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Sijunjung, Dharmasraya, Pesisir Selatan, Solok, Solok Selatan dan pemilihan Wali Kota/Wakil Wali Kota Bukittinggi serta Kota Solok.

Kemeriahan acara deklarasi damai yang bertajuk “Pemilu Badunsanak, Damai dan Berkualitas”  ini sudah mulai kelihatan ketika  para penari mulai beraksi menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Ketua KPU A.Hafiz Anshary, dan Ketua KPU Sumbar Marzul Veri, serta ketua KPU Kalimantan Timur dan KPU Jawa Timur. Tari Pasambahan ini disambut dengan sorak-sorai masyarakat yang menyaksakan acara.

Suasana semakin meriah dengan kehadiran para calon kepala daerah yang mengenakan busana seragam yaitu pakaian khas Sumbar. Dengan semangat kekeluargaan para calon kepala daerah mengucapkan ikrar untuk melaksanakan pemilukada badunsanak yang diikuti dengan penandatanganan komitmen.

Usai penandatangan deklarasi, Mendagri didampingi Ketua KPU dan Ketua KPU Sumbar memukul bedug dan melepaskan balon merah putih sebagai harapan pemilukada di Sumbar akan berlangsung damai dan berkualitas. Kemeriahan dan antusias masyarakat semakin bertambah saat  diaraknya calon bupati dan walikota dari 13 daerah dengan dengan kereta wisata dan lima pasangan calon gubenur/calon wakil gubernur dengan kereta kuda keliling Kota Padang. Sepanjang jalan, para calon menyapa dan melambaikan tangan kepada masyarakat yang menyaksikan pawai dari pinggir jalan.

Acara Deklarasi Pemilu Badunsanak ini mendapat liputan luas media. Karena, sebelumnya (6/5), Ketua KPU Sumbar  Marzul Veri mengabarkan kegiatan ini kepada media massa saat konferensi pers persiapan Pemilukada Sumbar di Media Center KPU, Jakarta. Acara konferensi pers ini sendiri, dikoordinir oleh Bamboedoea.

Kirim Pesan

Kirim masukan dan kritik anda

Alamat Kantor

Jl.Cakrawijaya II ,
Blok J Nomor 10,
Kavling Diskum Jakarta Timur

Kontak Kami

Telepon 021-859012743/44

Faximile 021-8560408

Alamat Email

bamboedoea@bamboedoea.com

www.bamboedoea.com