GPR Di Era Revolusi Industri 4.0

Adaptasi Adalah Kunci

Kemajuan pesat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berdampak luas ke barbagai sendi kehidupan manusia. Bahkan, sebagai sebuah revolusi teknologi yang serbaguna (general purpose technology), TIK menjelma menjadi pendorong utama perubahan warga dan bangsa-bangsa di dunia. TIK juga lah yang membawa kita ke era saat ini yaitu Revolusi Industri 4.0 yang ditopang dengan perkembangan big data and analytics, augmented reality, addictive manufacturing, the cloud, cyber security, internet of things (IoT), horizontal and vertical system integration, autonomous robots, dan simulation.

Praktisi Kehumasan yang juga CEO Bamboedoea Komunikasi Hari Rakhmadi mengungkapkan, saat ini dunia Public Relations (PR) termasuk Government PR atau humas pemerintah menjadi salah satu sektor yang terimbas oleh kemajuan TIK. Di era revolusi industi saat ini, GPR dituntut untuk beradaptasi. Kemajuan TIK secara dinamis sudah mengubah pola dan alat komunikasi.

“Setidaknya terdapat lima keharusan GPR di era revolusi industri 4.0 yaitu mempunyai kompetensi, kemampuan melakukan personalisasi konten, mempunyai daya kreatif dan memahami trend global, kekuatan integritas terhadap pekerjaan dan profesi, serta kolaborasi,” ujar Heri Rakhmadi dihadapan para peserta Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kurikulum Pelatihan Komunikasi Digital yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika, di Bogor, akhir Oktober 2019.

Terkait kompetensi, menurut Heri, di dunia digital saat ini skill sets mutlak dimiliki oleh insan GPR Indonesia. Humas Indonesia harus meng-upgrade dan memiliki kompetensi teknologi dan non-teknologi yang mumpuni. Di era industri 4.0, dunia butuh praktisi humas dengan fleksibilitas dan mobilitas yang tinggi, kemampuan digital, analitik, menulis konten, membangun jaringan, serta selalu haus akan informasi terkini dan memiliki spesialisasi.

Personalisasi konten juga menjadi kunci keberhasilan bagi GPR dalam relasinya dengan publik di tengah tsunami konten dan overload informasi di dunia saat ini. Agar impactful, GPR dituntut kreatif dan mampu berkomunikasi secara personal. GPR juga dituntut lebih selektif melihat siapa target audience-nya, kanal yang digunakan, serta konten yang relevan dengan mereka. Hal yang sama ketika humas dihadapkan dalam situasi krisis dimana dibutuhkan manajemen reputasi dan kemmapuan membangun sebuah brand membutuhkan kemampuan berkomunikasi secara personal. Dengan kata lain, Humas 4.0 harus bisa menjadi produser dan publisher konten.

Selain itu, sambung Heri, terus mengasah kreativitas menjadi tuntutan utama bagi GPR agar dapat beradaptasi di era kemajuan TIK saat ini. Kreativitas di dunia humas juga berarti kemampuan memahami semua trend yang sedang terjadi di dunia misalnya fenomena video 360 CNN, live streaming, drone hingga mixed reality dari Windows. GPR harus mengombinasikan digital teknologi ini untuk berkomunikasi dengan publik.

Tentunya setiap profesi harus dilandaskan oleh integritas orang-orang yang menjalaninya, terlebuh GPR yang setiap saat bersentuhan dengan publik. Jujur dan transparan menjadi kata kunci integritas dalam dunia PR. Integritas juga menjadi saringan bagi humas agar tidak terbawa arus polemik isu mulai dari hoaks hingga berita palsu.

Selain itu, di era revolusi industri saat ini bekerja sendiri bukanlah pilihan yang bijak terlebih bagi GPR. Kolaborasi bukan sekedar meringankan pekerjaan, tetapi sudah menjelma menjadi sebuah kekuatan dan kunci keberhasilan dalam menjelankan program-program. Digital content creator, videografer, infografik, ads people, brand people hingga marketing menjadi simpul kaloborasi yang mutlak dibangun oleh GPR.

“Sebagai pemegang kunci membranding reputasi bangsa, GPR tidak akan mampu mengerjakannya sendiri tanpa berkolaborasi baik antarsesama GPR, swasta, akademisi, tokoh publik, bahkan dengan ikon-ikon millenial Indonesia,” pungkas Heri.

Leave a comment



Kirim Pesan

Kirim masukan dan kritik anda

Alamat Kantor

Jl.Cakrawijaya II ,
Blok J Nomor 10,
Kavling Diskum Jakarta Timur

Kontak Kami

Telepon 021-859012743/44

Faximile 021-8560408

Alamat Email

bamboedoea@bamboedoea.com

www.bamboedoea.com