Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI

Elprisdat

Saya kenal Bambooedoea ketika Pemilu 2004 saat mereka menjadi pengelola Media Center KPU Pemilu 2004. Buat saya kiprah Bamboedoea sebagai konsultan kehumasan kementerian dan lembaga cukup menarik lantaran pendekatan yang dilakukan bukan top down atau begging kepada media, melainkan menawarkan suatu yang bernilai berita dari sudut pandang media. Pendekatan ini telah membuat isu-Isu pemilu menjadi santapan utama media. Kemampuan membuat sudut pandang berita dari sisi jurnalis inilah yang menjadi kekuatan Bamboedoea sehingga berita yang muncul tidak lips service, tapi bernilai, bermakna dan bermanfaat. Saya melihat setiap tahunnya belanja komunikasi kementerian/lembaga terus meningkat. Itu artinya, banyak potensi yang bisa digarap oleh Bamboedoea. Tapi potensi yang besar akan mengundang banyak pemain yang pada gilirannya akan membuat persaingan semakin keras. Kalau mau survive, Bamboedoea harus punya positioning di mata klien, misalnya konsultan kehumasan yang khusus menangani krisis, konsultan kehumasan kementerian/lembaga, atau konsultan kehumasan politik. Tidak mungkin Bamboedoea jago di semua lini. Tapi harus fokus pada satu segmen.